Iklan Facebook yang Dibenci Tapi Dirindukan

Penghalau iklan (Ad blocking) semakin hari semakin popular. Bila dulu feature ini cuma dapat dipakai pada peramban di computer, saat ini pemakai gawai mobile dapat juga memasangnya untuk menghambat timbulnya iklan.

enter image description here

Makin hari, iklan digital semakin banyak bertebaran, dari mulai laman-laman website sampai di media sosial, terlebih yang sepopuler Facebook.

Walau demikian, kehadiran iklan begitu diperlukan untuk kelangsungan perusahaan-perusahaan penyedia content, hingga nampak dilema tentang hadirnya iklan itu.

Sebagai jalan tengah, alih-alih memblokir iklan yang nampak, Facebook tawarkan feature linimasa (newsfeed) supaya tiap-tiap pengguna bisa mengatur iklan-iklan dari piranti desktop atau mobile.

" Kami sudah membuat format iklan, kemampuan iklan, serta kendali untuk menangani argumen yang memicu orang sudah berpaling ke aplikasi pemblokir iklan. Saat kami bertanya kenapa pemakai memakai aplikasi pemblokir iklan, argumen paling utama yang kami dengar yaitu untuk hentikan iklan yang menyebalkan, dan mengganggu, " kata Andrew Bosworth Wakil Presiden untuk usaha iklan serta usaha Facebook, dalam situs (blog) resmi.

Facebook memperbaharui preferensi iklan untuk pemakai supaya mereka cuma bisa lihat type iklan spesifik yang mereka gemari. Bukan sekedar itu, Facebook juga memberikan feature yang bakal mencekal aplikasi penghalau iklan hingga tak bekerja di laman Facebook.

" Seperti yang kita menawarkan orang tentang kendali yang lebih kuat, kami akan mulai menghadirkan iklan di Facebook versus desktop untuk beberapa pemakai yang sekarang ini menempatkan aplikasi penghalau iklan, " lebih Bosworth.

" Kita butuh menerangkan hal semacam ini pada beberapa pemakai kita. Jurnalisme yang mereka nikmati memerlukan duit serta butuh dibayar, " kata President serta Chief Executive dari The Times, Mark Thompson diambil dari Times of India (11/8). " Iklan yaitu sisi utama dari kombinasi pendapatan. "

Facebook juga sepakat bakal pendapat itu. Bosworth menyampaikan kalau aplikasi penghalau iklan memanglah mempunyai efek jelek untuk beberapa penerbit. Facebook semestinya tak memblokir semuanya iklan yang ada namun temukan langkah untuk memberi iklan yang tambah baik.

Menurut perkiraan Page Fair, perusahaan anti-pemblokir iklan, sekitaran 200 juta orang di semua dunia memakai aplikasi penghalau iklan. Sejumlah 420 juta orang memakai ad blocker di gawai hp pandai mereka.

Beberapa penerbit berita daring popular seperti Wired, Forbes, serta The Times sudah memakai jurus 'memaksa' pengunjung untuk menon-aktifkan aplikasi penghalau iklan bila menginginkan membaca artikel, atau bahkan juga bila cuma menginginkan masuk ke bebrapa website itu.

Ditulis dari Android Authority (9/8), untuk dapat memblokir penghalau iklan, Facebook bikin iklan jadi tampak seperti content non-iklan. Mereka merombak langkah Facebook menerjemahkan iklan pada pengkodean HTML hingga sama dengan unggahan reguler.

Bila penghalau iklan menginginkan mengenalinya, Facebook berkata mereka mesti mulai lakukan analisis dari content iklan tersebut, satu sistem yang susah serta mengonsumsi banyak cost.

Pertarungan selalu berlangsung

Tetapi tak memerlukan saat lama, cuma berselang dua hari mulai sejak pengumuman langkah yang di ambil Facebook, Adblock Plus, aplikasi penghalau iklan yang popular, mengklaim sukses memblok iklan yang awalannya diklaim tidak dapat diblok.

The Verge (11/8) menuliskan, kalau pemakai Adblock Plus yang sudah memperbarui program ke versus paling baru bakal kembali dapat menyingkirkan iklan-iklan yang nampak di laman Facebook versus desktop.

Namun Facebook menyebutkan kalau penghalauan iklan itu tak prima lantaran yang terblokir tidak cuma iklan, tetapi juga unggahan-unggahan umum.

" Ini bukanlah pengalaman baik untuk beberapa orang serta kami merencanakan menangani gosip ini, " kata seseorang jurubicara Facebook.

Nampaknya peperangan pada Facebook dengan Adblock belum selekasnya selesai.

" Pertarungan pada komune pemblokir iklan open source serta pemblokir penghalau iklan sudah berjalan mulai sejak pemblokiran iklan tersebut terwujud, " catat Ben Williams dari Adblock Plus dalam unggahan di situs (blog).

" Oleh karenanya, begitu mungkin saja Facebook bakal memberikan kode baru yang bakal bikin filter kami jadi tak berperan. Bila itu berlangsung, komunikas pemblok iklan bakal mencari langkah lain serta lalu Facebook mungkin saja bakal kembali dengan jalan lain, dan sebagainya. "

Author: admin

Just another HTMLy user.